Penyembuhan Autisme Pada Anak Serta Cara Penyembuhan Autisme Pada Anak

Penyembuhan Autisme Pada Anak Serta Cara Penyembuhan Autisme pada Anak Bisa Dilakukan Dengan Terapi Tingkah Laku, Pembiasaan Kegiatan Sehari-Hari  

Penyembuhan autisme pada anak bisa dilakukan dengan cara terapi tingkah laku, pembiasaan kegiatan sehari-hari dan juga konsumsi obat-obatan tertentu sesuai dengan anjuran pihak medis. Secara keseharian, anak pengidap autis dengan anak normal pada umumnya akan mengalami perbedaan tingkah laku yang sangat signifikan.  Anak-anak autis akan cenderung berperilaku kurang baik seperti hiperaktif, memukul-mukul bagian tubuhnya sendiri, memukul benda tertentu dan bahkan memukul orang disekilingnya, serta melakukan banyak hal yang tidak wajar seperti memanjat lemari es, tiba-tiba menangis menjerit-jerit dan lain sebagainya. Tentunya, sebagai orang tua setiap pasutri menginginkan anaknya akan berperilaku wajar dan tidak membuat  lingkungan sekitarnya tidak nyaman oleh karena tingkah lakunya. Untuk itu, ada cukup banyak cara penyembuhan autisme pada anak yang bisa diusahakan sejak dini. Meski autisme pada anak tidak bisa seratus persen disembuhkan, namun sebagai orang tua Anda bisa mengusahakannya agar indikasi autis pada anak tidak semakin menjadi-jadi.

Cara Penyembuhan Autisme Pada anak

  1. Kenali Karakter Anak Anda Sejak Dini

terapi penyembuhan autisme pada anak dengan metode yang tepat dan efektif

terapi penyembuhan autisme pada anak dengan metode yang tepat dan efektif

Tak kenal maka tak sayang. Tak kenal juga akan membuat Anda kesulitan dalam mencari solusi yang pas bagi anak Anda. Untuk itu, kenali karakter autisme pada anak Anda. Apa yang membuat si kecil sensitif dan apa yang digemarinya. Sensitivitas si kecil bisa berupa rasa sensitif pada cahaya atau suara, rasa sensitif pada input sensoriknya, ataupun sensitivitas terhadap perilaku kasar. Kepekaan tersebut bisa Anda amati seperti ketika Anda bersuara dengan nada sedikit tinggi lalu tiba-tiba si kecil mengamuk, atau ketika tiba-tiba Anda membuka jendela kamarnya dan cahaya matahari bersinar tepat di wajahnya lalu dia akan berontak, dan masih banyak contoh lain. Jika Anda mengetahui bahwa berbagai macam stimulus tersebut mengakibatkan rasa kesal pada si kecil, maka sebisa mungkin hindari penyebab-penyebab tersebut.

  1. Ubahlah Keinginan Anda Pada Anak Anda

Perlu diingat bahwa Anda dan pasangan ada dalam konteks tingkah laku normal. Dan, anak Anda selaku si kecil tidak demikian halnya. Dia ada pada dunianya sendiri dengan standar tingkah laku yang dimiliki oleh kebanyakan anak autis. Untuk itu, usahakan untuk tidak memaksakan standar tingkah laku manusia normal pada si keci secara frontal. Anda bisa membuat kebiasaan positif secara perlahan agar si kecil merasa bahwa Anda sedang tidak memposisikan dirinya sebagai victim yang harus dibentuk dengan cara Anda sendiri. Semisal, jika pada umumnya saat sedang makan posisi seseorang adalah dalam keadaan duduk, maka jika si kecil tidak bisa duduk selama waktu makan, Anda bisa membiasakannya dengan duduk selama satu menit. Jika dalam durasi tertentu anak Anda sudah bisa tenang, maka Anda bisa meningkatkan standar Anda lebih tinggi lagi dan lagi.

  1. Pastikan Keamanan Pada Lingkungan Tempatnya Berada

Seperti disinggung di muka bahwa anak autis akan cenderung berperilaku menyimpang daripada kebanyakan anak pada umumnya. Bahkan, dari perilakunya tersebut banyak dampak negatif dan membahayakan yang akan berdampak buruk bagi dirinya. Untuk itu, pastikan lingkungan yang ditempatinya adalah dalam kondisi aman. Anda bisa memperketat penjagaan dengan mengecek posisi almari apakah doyong atau tidak, Anda bisa menambahkan lapisan tambahan pada dinding, mengunci erat jendela untuk menghindari anak melompat, menjauhkan ruangan tersebut dari benda tajam, dan lain sebagainya. Dengan begitu, Anda akan lebih bisa mengontrol safety dari si kecil yang sungguh tidak beruntung ini.

  1. Kurangi Penyebab Perilaku “Buruk” Pada Si Kecil

Hukum kausalitas berlaku kapan dan dimanapaun kita berada. Ada sebab maka ada akibat. Tidak ada sebab maka akibatpun tidak akan kita rasakan. Sama halnya dengan ketika Anda merasakan perilaku “buruk” yang dialami si kecil. Saat hati si kecil senang dan situasi lingkungan di sekitarnya kondusif, maka respon buruk tersebut tidak akan terjadi. Namun bila si kecil merasa bahwa stimulus yang diberikan dan ditangkap melalu kelima indranya dengan sangat kasar, maka besar kemungkinan si kecil akan merespon dengan hal buruk tersebut. Untuk itu, menganali penyebab kemarahan si kecil sedini mungkin adalah sangat penting. Untuk itu, hindari input sensorik yang berlebihan terhadap anak agar suasana hatinya tetap dalam keadaan stabil. Jikapun Anda ingin mengedukasinya tentang sesuatu hal, maka Anda bisa melakukannya dengan cara yang halus.

  1. Siapkan Input Sensorik Yang Diinginkan Si Kecil

Saat si kecil sedang berperilaku buruk, maka besar kemungkinan si kecil sedang merajuk dan menginginkan sesuatu dari Anda yang dia sendiri enggan untuk mengkomunikasikannya karena gengsi. Hal buruk yang sangat umum dilakukan adalah seperti memukul-mukul benda, memanjat dinding, memukul-mukul dirinya sendiri, dan lain sebagainya. Beberapa riset membuktikan bahwa tindakan negatif yang dilakukan si kecil tersebut bisa Anda tenngkan dengan berbagai cara seperti merangkulnya, menghimpitnya dengan bantal sofa dengan sangat hati-hati, mengenakan baju rompi dengan pemberat, menyelimutinya, menggulung mereka seperti menu hot dog, dan masih banyak cara lain. Untuk itu, lengkapi referensi Anda mengenai stok input sensorik yang harus Anda berikan saat si kecil sedang berperilaku buruk.

  1. Tempatkan Perilaku “Buruk” Tersebut Pada Konteks Yang Tepat

terapi penyembuhan autisme pada anak dengan metode yang tepat dan efektifPerilaku buruk pada satu momen sangat mungkin untuk menjadi perilaku baik di tempat lain. Jika si kecil hobbi memanjat di sofa atau kursi rumah, maka Anda bisa mengajaknya untuk memanjat di pusat kebugaran atau olahraga. Selain itu, jika si kecil gemar berputar-putar di ruangan kelasnya, maka Anda bisa mengfasilitasi hobbi-nya ini dengan mengajaknya pergi ke lokasi ayunan ban. Alhasil, si kecil akan  mendapatkan ruang ekspresi tersendiri yang membuatnya terkesan. Si kecilpun akan merasa bahwa Anda sedang sangat memahaminya.

  1. Nikmati Dan Apresiasi Keberhasilan Anak Anda

Jika si kecil berhasil untuk melakukan hal sekecil apapun, Anda bisa mengapresiasinya dengan positif. Entah itu saat si kecil sedang bersedia untuk diajak bermain dengan senyuman khas di wajahnya, saat dia berhasil melengkapi tugasnya ataupun saat si kecil bersedia membantu Anda untuk melakukan hal-hal kecil.

  1. Kendalikan Diri Untuk Mendengar Opini Orang Lain

Perlu digaris bawahi bahwa segala hal buruk yang dilakuan oleh si kecil penderita autis bukanlah hal yang disengaja. Untuk itu, Anda tidak perlu fokus pada cibiran atau tanggapan orang lain pada si kecil dan Anda harus tetap fokus pada usaha untuk membuat si keci lebih baik.

  1. Mengatasi Autisme Dengan TNM

450Secara ilmiah, autisme adalah penyakit yang mengenai syaraf pusat dan berdampak pada perilaku si kecil. Hingga saat ini pihak medis terus melakukan penelitian mengenai musabab dari penyakit ini. Salah satu penyebabnya adalah karena adanya kebocoran pada syaraf otak sehingga nutrisi otak dalam bentuk protein dan glukosa terbuang sebelum sampai di pusat syaraf. Untuk itu, Anda bisa membiasakan si kecil untuk mengonsumsi TNM yang kaya akan nutrisi dan juga bioaktif. Nutrisi yang baik untuk otak dalam TNM diantaranya adalah asam amino yang akan membantu mengurangi hiperaktif pada si kecil, kaya akan enzim sekretin yang dapat membantu si kecil agar lebih lancar dalam berbicara, kandungan methione dan terpene yang dapat membantu mendetoksifikasi darah serta adanya kandungan tridoid yang akan membantu mengatasi kerusakan pada syaraf otak. Manfaat tersebut hanya akan Anda dapatkan dengan mengonsumsi TNM yang bisa Anda peroleh di http://vitaminanak.net/autis/ sebagai cara efektif penyembuhan autisme pada anak. Info selengkapnya silahkan masuk ke website http://vitaminanak.net/autis/.

4

Apa Itu TNM dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Untuk Info Lengkap Mengenai TNM Silahkan Tekan Tombol "Klik Disini" Di Bawah Ini 

3

Hey, Apakah Anak atau Kenalan Anda Menderita Autis?

Kami Bisa Mengirimkan Banyak Tips Masalah Autis Seperti Diatas ke Email Anda

Jangan Lewatkan Kesempatan Ini

Dapatkan Semua Tips Tentang Autis Sekarang, Gratis!

Isi Form Dibawah Ini !

(Rekomendasi Dokter)

enter website vitamin anak autis

Mohon Diisi Pak/Bu

Mohon Isi Nama Depan Anda

Mohon Isi Email Anda

Semoga Semua Anak Autis Di Indonesia Semakin Sehat Ke Depan Dengan Tips Autis Ini.

Bagikan Juga ke Teman-Teman Ya!